Papan ketik komputer (bahasa Inggris: keyboard)
merupakan sebuah papan yang terdiri atas tombol-tombol seperti huruf alfabet
(A-Z) untuk mengetikkan kalimat, juga terdapat angka 3, 4, 5, 8, 3, 3
dan lain-lain, serta simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Dalam
komputasi, papan ketik menggunakan susunan tombol atau kunci, untuk bertindak
sebagai tuas mekanis atau sakelar elektronik.
Pengertian mouse dan Fungsi Mouse – Pengertian Mouse adalah
hardware yang dihubungkan ke komputer baik wire (kabel) atau secara wireless
(tanpa kabel). Perangkat ini dinamakan mouse karena pada waktu itu piranti ini
berbentuk seperti tikus. Disamping itu, kabel yang tersambung dengan mouse yang
terhubung dengan komputer bentuknya seperti ekor tikus.
Scanner adalah
sebuah alat yang dapat berfungsi untuk meng copy atau menyalin gambar atau teks
yang kemudian disimpan ke dalam memori komputer. Dengan demikian, fungsi
scanner ini hampir sama dengan mesin fotokopi. Hasil mesin fotokopi dapat
langsung kita lihat pada kertas, sedangkan hasil scanner ditampilkan pada layar
komputer terlebih dahulu, kemudian baru dapat diubah dan dimodifikasi sehingga
tampilan dan hasilnya menjadi bagus. Kemudian hasil dari scan-an dapat disimpan
sebagai file teks, dokumen, maupun gambar. Scanner ini disebut juga alat pindai
atau pemindai.
Microphone dan Headphone adalah alat yang berfungsi
untuk merekam atau memasukkan suara yang akan disimpan dalam memori komputer
atau untuk mendengarkan suara.
Bar-code Reader adalah alat yang digunakan untuk
membaca suatu kode yang berbentuk kotak-kotak atau garis-garis tebal vertikal
yang kemudian diterjemahkan dalam bentuk angka-angka. Alat ini biasanya
bisa kita temui di kasir supermarket/mini market terdekat.
2. Cari
teknologi-teknologi dari tiap komponen Output minimal 5 komponen outputan
dan jelaskan teknologi-teknologi tersebut.
Monitor merupakan alat keluaran / alat output yang memberikan tampilan visual
kepada pengguna komputer. Kita dapat melihat apa yang sedang dilakukan oleh
program atau komputer di layar monitor Komputer menampilkan pesan, informasi,
ataupun meminta masukan kepada pengguna komputer melalui tampilan di layar
monitor.Komputer membuat tampilan teks, bilangan, atau gambar dengan cara
menggabungkan elemen-elemen kecil yang disebut dengan pixel atau sering juga
disebut pels. Makin banyak pixel dari sebuah tampilan teks, bilangan, atau
gambar, makin baik tampilan tersebut.
Printer adalah alat output yang berfungsi untuk mencetak
sebuah data yang telah di buat dalam sebuah komputer dalam bentuk kertas. Data
yang dimaksud dapat berupa dokumen, gambar, ataupun dokumen yang memuat gambar.
Printer ini dibedakan menjadi 3, yaitu dot matrix, ink jet, dan laser
jet. Baca Selengkapnya untuk lebih jelas tentang printer
c. Plotter ini hampir sama seperti printer yaitu menghasilkan
output berupa hardcopy. Namun bedanya, jika printer untuk mencetak dokumen di
sebuah kertas, sedangkan plottermencetak dalam media yang lebih besar lagi
misalnya seperti pencetakan banner dan lain-lain.
Fungsinyasama seperti monitor, hanya saja proyektor ini
memanfaatkan bidanga datar untuk memproyeksikannya.
e. Speaker merupakan alat output yang berfungsi untuk
mengeluarkan suara
3. Sebutkan 3 Merk Processor yang anda ketahui dan jelaskan 5 teknologi dari tiap processor tersebut
1. INTEL
Pentium-II Xeon
Pada 26 Juali 1998 Intel mengenalkan cartridge Pentium II
baru yang diberi nama Xeon. Ditujukan untuk server dan pemakai high-end. Xeon
merupakan Pentium II degnan cartridge baru yang sesuai konektor baru yang
disebut Slot two. Modul ini dua kal lebih tinggi dari Pentium II, tetapi ada
perubahan dan perbaikan penting lain :
*Chip RAM
cache L2 jenis baru: CSRAM (Custom SRAM), yang bekerja pada kecepatan CPU
penuh.
Ukuran cache
L2 yang berbeda : 512, 1024, atau 2048 KB RAM L2.
*Memori RAM
hingga 8 GB dapat di-cache.
Hingga empat
atau delapan Xeon dalam satu server.
Mendukung
server yang dicluster.
*Chip set
baru 82440GX dan 82450NX.
*Chip Xeon bekerja pada kecepatan clock CPU penuh. Dapat
diperkirakan, bahwa akan mempunyai unjuk kerja yang sama seperti cache L1.
Tetapi antarmuka dari L1 ke L2 bernilai beberapa tik clock pada awal tiap
perpindahan, sehingga ada beberapa kelambatan. Tetapi jika data sudah
dipindahkan, bekerja pada kecepatan clock penuh.
Generasi ke 8 Intel
Core 2 duo
Processor generasi ke 8 adalah Core 2 Duo yang di luncurkan
pada juli 2007. Processor ini memakai microprocessor dengan arsitektur x86.
Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture,
di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang
disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga
menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah
digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst.
Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih
mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2
yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari
CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor
Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut
hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor
Pentium sebelumnya.
Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T,
Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi
terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology,
dan Intel Active Management Technology (iAMT2).
Core i3 M
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.
Meski tidak dilengkapi Turbo boost, performa Core i3 tetap memikat. Hyper-threading membuat kemampuannya dapat dipakai secara maksimal. VGA-nya pun sudah lebih dapat diandalkan dibandingkan VGA onboard terdahulu. Jika dana Anda terbatas namun menginginkan performa dari arsitektur terbaik Intel, Core i3 adalah pilihan yang jauh lebih unggul dibandingkan Core2 Duo.
Core i5 M
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.
Notebook dengan prosesor ini memang memiliki 2 inti prosesor (dual core). Akan tetapi, tersedianya Hyper-threading membuatnya tampil seakan memiliki 4 inti prosesor. Turbo boost menjadi andalannya dalam hal performa. Sementara itu, VGA terintegrasinya sudah mencukupi untuk pemutaran film HD 1080p, bahkan film Blu-Ray. Jika perlu, beberapa game 3D ringan pun bisa dimainkannya. Jika Anda menginginkan performa tinggi dengan mobilitas baik, Core i5 adalah pilihan yang baik. Harganya pun tidak mencekik.
Core i7 M
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang lebih tinggi.
Prosesor ini adalah Arrandale (2 inti prosesor) dengan performa terbaik. Teknologi 32 nm membuatnya bekerja dengan suhu relative rendah. Kecepatan tinggi, Hyper-threading, dan Turbo boost membuatnya memiliki performa tinggi. Apabila dipadu dengan VGA tambahan, notebook berbasis Core i7 M akan menjadi pilihan yang sangat baik bagi pencinta performa tinggi. Kemampuannya bahkan dapat bersaing dengan Core i7 QM. Tentu saja, dengan harga yang lebih tinggi.
Core i9
Core i9 adalah processor terbaru intel, dengan spesifikasi memiliki 6 core dengan kecepatan 2.8 Ghz dengan L2 256KB X 6 dan L3 12MB. Procesor Gulftown ternyata lebih hemat power dibanding Corei 7 dan Core 2 Quad pada kecepatan yang sama. Tidak itu saja, Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Core i7.
Core i9 adalah processor terbaru intel, dengan spesifikasi memiliki 6 core dengan kecepatan 2.8 Ghz dengan L2 256KB X 6 dan L3 12MB. Procesor Gulftown ternyata lebih hemat power dibanding Corei 7 dan Core 2 Quad pada kecepatan yang sama. Tidak itu saja, Core i9 lebih dingin hampir 8 derajat dibandingkan Core 2 Quad, Core i5 dan Core i7. Untuk gaming kelas FPS, Core i9 memiliki angka relatif. Test benchmark game FarCry 2 dan Unreal Tournament dipegang oleh Core i9, disusul Core i7, Corei 5, Core 2 Quad dan terakhir Phenom II X4. Game Left 4 Dead unggul oleh Core i5, diisusul Core 2 Quad, Phenom II X4, Core i9 (Gulftown) dan terakhir Core i7.
2. AMD
1. AMD Athlon 64 FX
Prosesor ini memiliki 2 karakter penting :
Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh. Menawarkan perlindungan virus yang disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition. System PC ygberbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yang antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
2. AMD Sempron
Prosesor ini adalah sebuah jajaran prosesor yang diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar computer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagimenjadi 2 jenisyaitu :
1. AMD Sempron soket A
2. AMD Sempron Soket 754
Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yang dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karenapadasaatitu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yang dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yang dimilikinya.AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yang sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. Sepertihalnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi dengan satu buah link Hyper Transport yang dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.
3. AMD 64 X2 Dual Core
Prosesor ini dimaksudkan untuk menyaingi apa yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yang intensif. Dari sisi fitur prosesor ini dilengkapi dengan teknologi sperti HyperTransport yang mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yang digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dari prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bias menikmati loading aplikasi yang lebih cepat dari performa aplikasi yang lebih meningkat.
4. AMD Opteron
Prosesor ini 64 Bit yang dirilis untuk pasar workstation dan server pada musim semi 2003. Prosesor ini untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End.Dibanding Intel Xeon yang berbasis mikro arsitektur Intel Netburst, AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yang ditunjukkan tiap watt yang digunakan (performance/watt), tapi belum dapat menandingi efisiensi prosesor Intel Itanium.
AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung fully buffered DIMM dan menambahkan satu level L3-Chache.
Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprosesor.Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan.Banyak ahli teknologi informasi di seluruhdunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua decade mendatang (sejak tahun 2008).
5. Processor AMD Bulldozer
AMD mengenalkan arsitektur terbarunya yaitu Bulldozer yang terdiri dari empat model dengan delapan core, enam core atau empat core, dan nilai TDP (Thermal Design Power) 95W atau 125W. Model tersebut adalah AMD FX8000, FX6000 dan FX4000 yang saat ini dikenal dengan kode Zambesi. Ketiga model awal ini mendukung sepenuhnya apa yang memang didukung oleh arsitektur Bulldozer, termasuk unit pengolahan baru Flex FP floating point. Chip Bulldozer delapan core menawarkan peningkatan performa hingga 50% dibanding processor AMD Phenom II dalam menjalankan apikasi multimedia. Processor AMD FX Series yang diproduksi melalui teknologi 32 nm SOI (Silicon on Insulator) mendukung memory dual-channel DDR3 1866 MHz, support teknologi Turbo Core dynamic acceleration dan hadir dalam form factor AM3+.
Sedangkan dalam tahap kedua, chip Bulldozer juga terdiri atas empat processor dan akan membawa peningkatan performa. Dua buah chip delapan core FX 8130 dan FX 8110, satu chip enam core FX 6110 dan sebuah chip empat core FX 4110. Berikut ini datanya :
Prosesor ini memiliki 2 karakter penting :
Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh. Menawarkan perlindungan virus yang disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition. System PC ygberbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yang antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
2. AMD Sempron
Prosesor ini adalah sebuah jajaran prosesor yang diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar computer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagimenjadi 2 jenisyaitu :
1. AMD Sempron soket A
2. AMD Sempron Soket 754
Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yang dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karenapadasaatitu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yang dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yang dimilikinya.AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yang sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. Sepertihalnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi dengan satu buah link Hyper Transport yang dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.
3. AMD 64 X2 Dual Core
Prosesor ini dimaksudkan untuk menyaingi apa yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yang intensif. Dari sisi fitur prosesor ini dilengkapi dengan teknologi sperti HyperTransport yang mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yang digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dari prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bias menikmati loading aplikasi yang lebih cepat dari performa aplikasi yang lebih meningkat.
4. AMD Opteron
Prosesor ini 64 Bit yang dirilis untuk pasar workstation dan server pada musim semi 2003. Prosesor ini untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End.Dibanding Intel Xeon yang berbasis mikro arsitektur Intel Netburst, AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yang ditunjukkan tiap watt yang digunakan (performance/watt), tapi belum dapat menandingi efisiensi prosesor Intel Itanium.
AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung fully buffered DIMM dan menambahkan satu level L3-Chache.
Sampai sekarang perkembangan microprosesor masih terus berlanjut dan Intel tetap merajai dunia microprosesor.Hal ini juga tidak terlepas dari Hukum Moore, yakni hukum yang dilontarkan oleh Gordon Moore pada tahun 1965. Kala itu, Moore memprediksikan jumlah transistor yang ada pada integrated circuit (IC) akan berlipat ganda setiap tahunnya.
Pernyataan ini diperbaharui Moore di tahun 1995, dengan penelitian bahwa kelipatan ganda jumlah transistor hanya akan terjadi setiap dua tahun sekali. Hukum Moore sampai sekarang menjadi panduan bagi Intel untuk memacu prosesornya agar semakin andal, terutama peningkatan kecepatan dengan penuerunan harga yang sangat signifikan.
Meski pertumbuhan kecepatan prosesor sempat mengalami masa-masa stagnan, namun pertumbuhan kecepatan prosesor Intel mengalami peningkatan yang mengseankan.Banyak ahli teknologi informasi di seluruhdunia, termasuk Gordon Moore, berharap hukum Moore dapat bertahan paling tidak sampai dua decade mendatang (sejak tahun 2008).
5. Processor AMD Bulldozer
AMD mengenalkan arsitektur terbarunya yaitu Bulldozer yang terdiri dari empat model dengan delapan core, enam core atau empat core, dan nilai TDP (Thermal Design Power) 95W atau 125W. Model tersebut adalah AMD FX8000, FX6000 dan FX4000 yang saat ini dikenal dengan kode Zambesi. Ketiga model awal ini mendukung sepenuhnya apa yang memang didukung oleh arsitektur Bulldozer, termasuk unit pengolahan baru Flex FP floating point. Chip Bulldozer delapan core menawarkan peningkatan performa hingga 50% dibanding processor AMD Phenom II dalam menjalankan apikasi multimedia. Processor AMD FX Series yang diproduksi melalui teknologi 32 nm SOI (Silicon on Insulator) mendukung memory dual-channel DDR3 1866 MHz, support teknologi Turbo Core dynamic acceleration dan hadir dalam form factor AM3+.
Sedangkan dalam tahap kedua, chip Bulldozer juga terdiri atas empat processor dan akan membawa peningkatan performa. Dua buah chip delapan core FX 8130 dan FX 8110, satu chip enam core FX 6110 dan sebuah chip empat core FX 4110. Berikut ini datanya :
AMD FX-Series
|
||||
Model
|
FX-8130P
|
FX-8110
|
FX-6110
|
FX-4110
|
Cores
|
8
|
8
|
6
|
4
|
L2 Cache
|
8MB
|
8MB
|
6MB
|
4MB
|
L3 Cache
|
Up to 8MB
|
Up to 8MB
|
Up to 8MB
|
Up to 8MB
|
TDP
|
125W
|
95W
|
95W
|
95W
|
Memory
|
1866MHz
|
1866MHz
|
1866MHz
|
1866MHz
|
Black Edition
|
+
|
+
|
+
|
+
|
Turbo Core
|
+
|
+
|
+
|
+
|
Packaging
|
AM3+
|
AM3+
|
AM3+
|
AM3+
|
Process Technology
|
32nm SOI
|
32nm SOI
|
32nm SOI
|
32nm SOI
|
Selanjutnya melalui desain AMD Orochi, yaitu processor generasi berikutnya untuk desktop high-end (Zambesi) dan server (Valencia), mereka akan menampilkan delapan mesin pengolahan. Tetapi karena didasarkan pada arsitektur Bulldozer, maka sejumlah core akan dimasukkan ke dalam empat modul. Setiap modul memiliki dua core integer independen, satu unit Flex FP floating point dengan dua pipa FMAC 128-bit. Chip ini dibekali L3 cache, dual-channel memory controller DDR3 dan memakai bus HyperTransport 3.1. Chip Zambesi akan mempergunakan form factor AM3+ dan membutuhkan platform baru. Menurut AMD platform baru tersebut akan diberi nama Scorpius yang menggabungkan kekuatan processor Bulldozer, Chipset AMD 9 Series dan VGA diskrit Radeon HD 6000.
3. Cyrix
1. Cyrix x87 (1991)
Produk Cyrix pertama untuk pasar komputer pribadi adalah
coprocessor FPU x87 kompatibel. Cyrix FasMath 83D87 dan 83S87 diperkenalkan
pada tahun 1989. FasMath adalah coprocessor 386-kompatibel tercepat dan
disediakan sampai dengan kinerja 50% lebih dari Intel 80387. Cyrix FasMath
82S87, sebuah chip 80287-kompatibel dikembangkan dari 83D87 Cyrix dan telah
tersedia sejak 1991.
2. Cyrix SLC dan DLC
(1992)
Produk awal CPU ini termasuk 486SLC dan 486DLC, dirilis pada
tahun 1992, yang, meskipun nama mereka, adalah pin yang kompatibel dengan 386SX
dan DX. Sementara, mereka menambahkan L1 cache on-chip dan set instruksi 486,
kinerja mereka di suatu tempat antara 386 dan 486. Chip sebagian besar
digunakan sebagai upgrade oleh pengguna akhir yang ingin meningkatkan kinerja
386 dari penuaan dan terutama oleh dealer, yang dengan mengubah CPU bisa
berubah lambat, menjual 386 ke dalam anggaran 486. Chip secara luas dikritik di
review produk karena tidak menawarkan kinerja yang disarankan oleh nama mereka,
dan untuk kebingungan yang disebabkan oleh kesamaan penamaan dengan SL Intel
dan IBM SLC, baik yang telah berhubungan dengan Cyrix’s SLC. Chip memang
melihat penggunaan klon PC dan di laptop sangat rendah biaya.
3. Cyrix SRX2 dan
DRX2
Cyrix kemudian merilis Cyrix 486SRX2 dan Cyrix 486DRX2, yang versi dasarnya dua kali lipat dari SLC dan DLC, dipasarkan secara eksklusif untuk konsumen yang meng-upgrade dari 386 ke 486. Akhirnya Cyrix mampu merilis 486 yang pinnya kompatibel dengan mitra-mitra Intel. Namun, chip kemudian ke pasar lebih lambat dibanding rekan-rekan dari AMD dan Intel. AMD telah mampu menjual beberapa 486s untuk OEM besar, terutama Acer dan Compaq, namun Cyrix tidak. Chip Cyrix tidak dilengkapi dengan upgrade, seperti 50-, 66- dan 80 MHz CPU 486 bekerja di 5 volt, bukan 3,3 volt sebagaimana yang digunakan oleh AMD. Hal ini membuat chip Cyrix dapat digunakan pada motherboard yang awalnya 486.
Cyrix kemudian merilis Cyrix 486SRX2 dan Cyrix 486DRX2, yang versi dasarnya dua kali lipat dari SLC dan DLC, dipasarkan secara eksklusif untuk konsumen yang meng-upgrade dari 386 ke 486. Akhirnya Cyrix mampu merilis 486 yang pinnya kompatibel dengan mitra-mitra Intel. Namun, chip kemudian ke pasar lebih lambat dibanding rekan-rekan dari AMD dan Intel. AMD telah mampu menjual beberapa 486s untuk OEM besar, terutama Acer dan Compaq, namun Cyrix tidak. Chip Cyrix tidak dilengkapi dengan upgrade, seperti 50-, 66- dan 80 MHz CPU 486 bekerja di 5 volt, bukan 3,3 volt sebagaimana yang digunakan oleh AMD. Hal ini membuat chip Cyrix dapat digunakan pada motherboard yang awalnya 486.
4. Cyrix 5×86 (1995)
Pada tahun 1995, dengan klon Pentium yang belum siap rilis, Cyrix mengulangi sejarahnya sendiri dan merilis Cx5x86, yang dipasang ke soket 486, bekerja di 100, 120 atau 133 MHz, dan menghasilkan kinerja yang sebanding dengan Pentium yang bekerja di 75 MHz. Sementara AMD dengan nama baru Am5x86, Cyrix 5×86 diimplementasikan dengan beberapa fitur yang sama seperti Pentium.
Pada tahun 1995, dengan klon Pentium yang belum siap rilis, Cyrix mengulangi sejarahnya sendiri dan merilis Cx5x86, yang dipasang ke soket 486, bekerja di 100, 120 atau 133 MHz, dan menghasilkan kinerja yang sebanding dengan Pentium yang bekerja di 75 MHz. Sementara AMD dengan nama baru Am5x86, Cyrix 5×86 diimplementasikan dengan beberapa fitur yang sama seperti Pentium.
5. Cyrix 6×86 (1995)
Kemudian pada tahun 1995 Cyrix merilis chip terbaik yang pernah diketahui, 6×86 (M1). Prosesor ini meneruskan tradisi Cyrix membuat pengganti cepat untuk soket rancangan Intel. Namun, 6×86 adalah “pemain bintang” dalam jangkauannya, memberikan dorongan kinerja nyata yang setara dengan Intel. Prosesor 6×86 diberi nama seperti P166 + menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada prosesor Pentium 166MHz. Awalnya Cyrix mencoba untuk mengisi premium untuk performa ekstra, tetapi math-coprocessor 6×86 itu tidak secepat yang di Intel Pentium. Perbedaan utama adalah bukan salah satu performa komputasi yang sebenarnya di coprocessor, tetapi kurangnya pipelining instruksi. Karena meningkatnya popularitas game 3D, Cyrix dipaksa untuk menurunkan harganya.
Sementara 6×86 cepat mendapatkan pengikut di antara penggemar komputer dan toko komputer independen, tidak seperti AMD, chipnya belum digunakan oleh pelanggan OEM. Game 3D tidak benar-benar menggunakan fungsi matematika coprocessor sebanyak yang dipercaya tetapi digunakan kembali ke belakang instruksi coprocessor untuk memuat data dalam jumlah besar ke dalam register CPU. Pada CPU Cyrix, ini menyebabkan kinerja yang serius terkena kebajikan dari non-pipelined FPU. Ironisnya, memiliki perangkat lunak yang ditulis dalam cara yang lebih konvensional, maka CPU 6×86 akan jauh mengungguli Intel dalam Quake. Proses FPU hanya digunakan untuk me-load register untuk mengetahui lambatnya eksekusi bagian Intel yang dipamerkan dengan teknik program konvensional. Jadi dengan “mengoptimalkan” kekurangan arsitektur Intel, CPU pesaing yang dirugikan. Hal ini meningkatkan popularitas Intel CPU di antara komunitas game.
Kemudian pada tahun 1995 Cyrix merilis chip terbaik yang pernah diketahui, 6×86 (M1). Prosesor ini meneruskan tradisi Cyrix membuat pengganti cepat untuk soket rancangan Intel. Namun, 6×86 adalah “pemain bintang” dalam jangkauannya, memberikan dorongan kinerja nyata yang setara dengan Intel. Prosesor 6×86 diberi nama seperti P166 + menunjukkan kinerja yang lebih baik daripada prosesor Pentium 166MHz. Awalnya Cyrix mencoba untuk mengisi premium untuk performa ekstra, tetapi math-coprocessor 6×86 itu tidak secepat yang di Intel Pentium. Perbedaan utama adalah bukan salah satu performa komputasi yang sebenarnya di coprocessor, tetapi kurangnya pipelining instruksi. Karena meningkatnya popularitas game 3D, Cyrix dipaksa untuk menurunkan harganya.
Sementara 6×86 cepat mendapatkan pengikut di antara penggemar komputer dan toko komputer independen, tidak seperti AMD, chipnya belum digunakan oleh pelanggan OEM. Game 3D tidak benar-benar menggunakan fungsi matematika coprocessor sebanyak yang dipercaya tetapi digunakan kembali ke belakang instruksi coprocessor untuk memuat data dalam jumlah besar ke dalam register CPU. Pada CPU Cyrix, ini menyebabkan kinerja yang serius terkena kebajikan dari non-pipelined FPU. Ironisnya, memiliki perangkat lunak yang ditulis dalam cara yang lebih konvensional, maka CPU 6×86 akan jauh mengungguli Intel dalam Quake. Proses FPU hanya digunakan untuk me-load register untuk mengetahui lambatnya eksekusi bagian Intel yang dipamerkan dengan teknik program konvensional. Jadi dengan “mengoptimalkan” kekurangan arsitektur Intel, CPU pesaing yang dirugikan. Hal ini meningkatkan popularitas Intel CPU di antara komunitas game.









Tidak ada komentar:
Posting Komentar